Senin, 12 Agustus 2013

Sayangilah Ayahmu

Saya ingin bernbagi cerita dari kawan yang mungkin bisa kita ambil hikmahnya dan pesan moralnya, disimak ya.....:)


Bapak..! Aku lapal..? Olang- olang udah pada buka puaca pak.. Tapi kila belum..!''ujar seorang anak kepada ayahnya.
''sabar nak.. Tunggu sebentar lagi..!'' balas sang ayah.

''kita halus tunggu campai kapan pak..? Udah 2 hali kita belum buka puaca.. Pelutku udah ga kuat lagi menahan lapel pak..!''keluh sang anak.

''tunggu ya nak.. Bapak belikan sesuatu buat kamu makan..!''sahut sang ayah sambil berjalan meninggalkan anaknya menuju warung.

Tak lama kemudian sang ayah balik lagi sambil menenteng sebuah kantong kresek hitam.

''apa itu pak..?''tanya sang anak.
''ini roti ini nak.. Ayo makan.. Ini akan mengurangi sedikit rasa laparmu..!''jawab sang ayah.

Sang anak itu pun langsung melahap sepotong roti murah yang di belikan oleh ayahnya. Sambil duduk di atas trotoar, sang anak melahap roti itu sampai habis. Sang ayah merasa sedikit lega melihat anaknya menghabiskan roti itu. Anaknya yang baru berusia 3 tahun terpaksa harus berpuasa karena memang tidak ada lagi yang dapat mereka makan. Ayahnya hanyalah seorang pengemis. Sedangkan ibunya sudah lama meninggal dunia. Seharian ini mereka
berdua tidak mendapatkan hasil dari mengemis. Dan uang yang tersisa pun sudah habis untuk membeli roti tadi.

''Pak.. Aku macih lapal.. Pelutku macih cakit.. Aku macih pengen makan naci pak..!'' rengek si anak.

''bapak tidak punya uang lagi nak..!''jawab sang ayah.

''tapi aku macih pengen makan pak..
Ngehikz.. (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩

̩̩-̩̩̩) !!!''
Sang ayah tidak menjawab. Pandangan matanya kosong menghadap ke sebuah warung nasi. Si anak masih terus merengek minta makan.

''tunggu di sini ya nak.. Jangan kemana- mana.. bapak akan bawakan makanan buat kamu..!''sahut sang ayah.

''iya pak..!''balas si anak.

Sang ayah pun pergi beranjak menuju warung nasi itu. Sedangkan sang anak hanya memperhatikan dari jauh kemana ayahnya pergi.

10 menit hingga 20 menit sang ayah belum muncul-muncul. 30 menit barulah sang ayah muncul dari kejauhan sambil berlari ke arah anaknya dengan memegang kantong kresek hitam.

Si anak langsung sumringah melihat ayahnya membawa sesuatu. Tapi.....

Baru saja ayahnya nongol dari kejauah, seorang lelaki berbadan besar menghantam sang ayah dengan kakinya. Sang ayah pun jatuh guling-
guling.

''INI DIA MALINGNYA...!!! ''teriak lelaki itu dan masa pun berkumpul menghajar sang ayah.

Masa yang terpancing oleh emosi itu langsung menghantapkan kayu dan batu ke tubuh sang ayah. Sang ayah langsung menjerit kesakitan dari hantaman tersebut.

Lolongan keras sang ayah membuat sang anak ketakutan dan menangisi ayahnya yang sedang di hajar masa. Sang ayah tak berdaya dan tertelungkup sambil memegangi kantong kresek hitam yang di curinya.

''BAKAR...BAKAR ...BAKAR...!!!' 'seru para masa. Mendengar hal itu, sang anak langsung berlari menghampiri ayahnya.

''AYAH...!!! Ngehikz hikz..T_T tolong jangan bakal ayahku...!!''rengek si anak sambil mendekati ayahnya yang sudah bersimbah darah.

Masa pun terdiam memperhatikan si anak....

Si anak langsung mengguncang-guncangkan tubuh ayahnya sambil menangis.

Lalu sang ayah menjulurkan tangannya ke arah anaknya sambil memberikan kantong kresek hitam yang di curinya tadi.

''Ini nak... Ma...makan lah.. Ayah membawakanmu ayam goreng untukmu..!!''ujar sang ayah dengan nafasnya yang tersengal-sengal.

Si anak yang masih polos itu langsung mengambil kantong kresek hitam itu dan memakan ayam itu di hadapan ayahnya.

Astaga...!! Betapa sedihnya perasaan anak itu.

Masa yang mengerumuni ayah dan anak itu langsung terdiam dengan penuh penyesalan dan rasa iba. Sungguh sudah menjadi dosa besar setelah menghajar ayah itu. Masa pun menggotong tubuh sang ayah ke tempat yang lebih layak.

" .....Memb ide konyol, Tidaklah mudah menjadi seorang ayah. Apalagi beban tanggung jawab ayah itu sangatlah berat.

Untuk itu sayangilah ayah dan ibu selagi mereka masih ada dan sertakanlah doa setiap saat jika ayah dan ibu sudah tidak ada. Karna itulah satu- satunya yang di harapkan oleh kedua orangtua kita......."

.....lanjut....

Kini Sang ayah pun memejamkan matanya dan nafasnya sudah berhenti. (˘̩̩̩_˘̩̩̩ƪ)

Tidak berapa lama sang anak pun langsung menangis sekencang-kencangnya.

Semua telah terjadi. Masa yang telah membunuh ayah dari anak itu hanya bisa menyesali perbuatannya. Salah satu dari mereka langsung menghampiri anak itu dan meminta maaf pada si anak.

''maafin kami.. Kami sungguh
menyesal..!!''ujar salah satu dari masa.

Namun hasilnya membuat sang anak menangis makin kencang.......

''HUWAAA...!!! NASINYA PEDES...!!!
HUWAAAA...!!!'' (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩___-̩̩̩-̩̩̩-̩
̩̩-̩̩̩)
‪#‎GUBRAK‬...!!!
Seketika.. semua masa dan jenazah sang ayah langsung jungkir balik berjamaah.

Jadi memb, apa Pesan Moralnya...?!!